Tips Untuk Meningkatkan Daya Tahan Untuk Berenang Jarak Jauh

Berenang yang baik tidak hanya membutuhkan perenang untuk memiliki kecepatan yang baik tetapi juga untuk bisa berenang jarak jauh. Jadi, jika bayi Anda hanya bisa berenang dalam jarak pendek maka Anda harus mempertimbangkan untuk memasukkannya ke sekolah renang yang baik. Sebagian besar sekolah-sekolah ini akan mengajarkan anak Anda untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya melalui rezim pelatihan yang cermat. Kelas-kelas ini membuat bayi Anda meningkatkan kecepatannya secara bertahap dan konsisten.

Langkah pertama adalah mencatat waktu bayi Anda. Waktunya akan mencerminkan berapa lama dan seberapa jauh bayi Anda bisa berenang dengan peregangan. Setelah mengetahui jarak berenang normal anak Anda, pelatih akan memintanya untuk berenang tambahan 50 meter. Namun, penting bahwa bayi Anda tidak berenang jarak tambahan pada kecepatan yang sama cepat dengan sisa jarak karena ini dapat membuat bayi Anda terengah-engah dan bahkan membuatnya kram selama pelajaran berenang. Sebagian besar sekolah berenang memiliki pelatih profesional sehingga tidak perlu khawatir tentang keselamatan air anak Anda.

Langkah selanjutnya adalah menutup jarak tambahan dengan kecepatan normal begitu anak Anda menguasainya dengan kecepatan yang lebih lambat. Setelah bayi Anda dapat berenang dengan nyaman sepanjang jarak dengan kecepatan normal, pelajaran berenang bayi akan mengajarnya untuk menguasai 50 meter tambahan lainnya. Proses ini akan berlanjut hingga anak Anda belajar berenang dengan nyaman sejauh 500 meter. Idenya adalah untuk membuat tubuh bayi Anda secara bertahap terbiasa dengan peningkatan aktivitas tubuh.

Namun, itu belum semuanya. Berenang jarak jauh tidak cukup, karena seseorang harus mempelajari teknik yang benar juga untuk meningkatkan efisiensi. Dan sekali lagi Anda dapat mengandalkan kelas berenang bayi untuk mengajarkan anak Anda rahasia untuk mengoptimalkan efisiensi renangnya. Sangat sulit untuk mempertahankan kecepatan tinggi selama proses berenang jarak jauh dan oleh karena itu bayi Anda perlu memecah proses menjadi fase-daya.

100 meter pertama harus merupakan berenang lambat karena tubuh membutuhkan sesi pemanasan sebelum melakukan aktivitas tenaga tinggi. 100 meter berikutnya harus fokus pada peningkatan kecepatan. Dan 100 meter berikutnya harus memanfaatkan kecepatan yang diambil oleh tubuh yang berarti bahwa fase ini bayi Anda harus berenang tercepat. Sisa jarak harus fokus pada pendinginan tubuh secara bertahap selama pelajaran berenang. Jadi, 100 meter berikutnya haruslah berenang dengan kecepatan sedang dan fase terakhir harus dengan kecepatan lambat (mirip dengan fase mengemis).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *